Kamis, 30 Agustus 2018

Mangrove Surabaya

Mangrove Wonorejo

Hutan Mangrove Wonorejo merupakan salah satu kawasan Hutan Mangrove di Indonesia yang bisa dikunjungi di Jawa Timur. 

Saat ini, kawasan mangrove di hutan Wonorejo ini sudah mencapai 200 hektar dan semakin rimbun dari hari ke hari. Selain itu, rupanya di sana ada kurang lebih 30 spesies hewan atau satwa yang dilindungi. Salah satu jenis satwa yang dilindungi itu adalah kera ekor panjang. Selain itu, lokasi ini juga sering dijadikan tempat transit bagi burung-burung pantai yang bermigrasi.

Lokasi


Lokasi dari objek wisata Hutan Mangrove Wonorejo ini sendiri adalah di Jalan Raya Wonorejo no. 1, Rungkut, Surabaya. Lokasi Wisata Baru di Surabaya ini kurang lebih 40 menit dari Bandara Juanda. Lokasi objek wisata ini sendiri kebanyakan dijadikan lokasi edukasi atau wisata edukasi untuk masyarakat. Selain itu, berbagai media edukasi atau instansi tertentu yang bertujuan untuk mendukung kelestarian alam juga sering mengadakan acara penanaman atau budi daya mangrove di kawasan ini.

Fasilitas
Fasilitas Mangrove WonorejoFasilitas wisata di kawasan hutan mangrove ini sendiri bisa dikatakan sudah lengkap. Pengunjung bisa menikmati kegiatan wisata di kawasan ini dengan nyaman dan aman. Berikut beberapa fasilitas dari kawasan wisata ini:
  • Gazebo – Untuk tempat istirahat wisatawan yang lelah dalam perjalanan wisata saat mengeksplor kawasan tersebut. Pengunjung jugabisa piknik di gazebo ini, terutama yang membawa makanan sendiri. Namun jangan lupa untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak mengotori gazebo tersebut.
  • Perahu atau kapal – Seperti yang dijelaskan di atas, pengunjung perlu menyeberang dulu dengan kapal untuk bisa masuk ke hutan mangrove. Wisatawan juga diberikan batasan waktu selama kurang lebih 1,5 jam untuk pengunjung mengeksplor kawasan tersebut. Pastikan bahwa Anda tidak tertinggal rombongan saat akan kembali ke dermaga, agar perjalanan tetap tepat waktu dan sesuai dengan jadwal.
  • Mushola – Untuk keperluan ibadah wisatawan.
  • Toilet – Untuk keperluan kamar kecil bagi para wisatawan.
  • Toko souvenir – Untuk pengunjung yang ingin menikmati Wisata Belanja di Surabaya dengan membeli oleh-oleh atau hanya sekadar melihat-lihat batik mangrove dan souvenir lainnya.
  • Restoran atau tempat makan – Untuk memfasilitasi wisatawan yang tidak membawa makanan sendiri dan sedang kelaparan saat berwisata.
  • Papan edukasi – Di sepanjang jalan kayu tersebut ada beberapa papan yang menunjukkan informasi mengenai jenis mangrove atau jenis satwa yang tinggal di habitat tersebut. Sehingga tentunya lokasi ini bisa dijadikan lokasi wisata edukasi bagi anak.
  • Tanaman bakau – Tentunya satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari hutan mangrove adalah adanya tanaman bakau yang ada di sana. Tanaman bakau ini beraneka ragam dan dihuni oleh beberapa spesies satwa. Jika beruntung, Anda bisa mengamati satwa tersebut.

Harga Tiket
Pengunjung dapat memasuki kawasan Hutan Mangrove Wonorejo dengan membayar tiket seharga Rp 25.000 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk pengunjung anak. Dengan membayar harga tiket sekian, maka pengunjung bisa masuk dan mengeksplor kawasan wisata ini dengan leluasa. Selain itu, pengunjung bisa naik perahu untuk mengelilingi kawasan rawa hutan mangrove ini tanpa perlu membayar tiket lagi.
Sedangkan untuk parkirnya sendiri, motor atau kendaraan roda dua akan dikenakan Rp 2.000 sedangkan mobil atau kendaraan roda empat akan dikenakan tarif sebesar Rp 5.000 per kendaraan. Anda bisa datang untuk berkunjung mulai jam 08.00 sampai jam 16.00 WIB.
Anda bisa naik Kapal Jaya Samudera (kapasitas 50 sampai 60 orang) atau Perahu dengan kapasitas 40 orang. Anda juga bisa memilih naik speedboat dengan kapasitas hanya 6 orang pengunjung. Akan tetapi, untuk speedboat ini, pengunjung perlu membayar lagi sebesar Rp 300.000 untuk satu kali perjalanan.
Demikianlah beberapa penjelasan mengenai Hutan Mangrove Wonorejo yang bisa dijadikan alternatif destinasi wisata di Surabaya yang cocok untuk anak dan keluarga. Jangan lupa bawa kamera terbaik untuk mengabadikan momen terbaik. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda.





Rabu, 29 Agustus 2018

Kebun Teh Kertowono Lumajang


Lumajang memang memiliki banyak objek wisata yang sangat unik, salah satunya adalah Kebun Teh Kertowono. Tak hanya dapat melihat pesona alam dari kebun tersebut, kamu juga dapat belajar cara pengolahan dari teh kualitas dunia ini pada pabrik yang berada tak jauh dari objek wisata tersebut.

Fasilitas dan Akomodasi

KebunTeh ini juga memiliki fasilitas penunjang yang cukup baik, semua fasilitas tersebut disediakan agar para pengunjung merasa nyaman ketika berada di Kebun Teh Kertowono. Tak jauh dari perkebunan tersebut telah tersedia area parkir untuk kendaraan roda dua maupun empat, jadi kalian tak perlu repot-repot lagi mencari tempat parkir. Rest area pun juga terdapat di sekitar kebun teh tersebut untuk para pengunjung yang ingin melepas penat dan lelah selama berada di sana.

Tempat beribadah juga terdapat tak jauh dari luar kawasan objek wisata tersebut untuk pengunjung yang ingin menunaikan kewajibannya setelah berada di Kebun Teh Kertowono, tak lupa juga dengan toilet yang berada di sekitar tempat beribadah untuk pengunjung yang ingin buang air kecil dan besar. Kamu juga akan menemukan tempat penginapan, rumah makan, dan super market yang letaknya tak cukup jauh dari objek wisata Kebun Teh Kertowono. Karena memiliki pesona alam yang menarik, objek wisata ini sangat cocok untuk kamu yang ingin berfoto ria bersama keluarga ataupun sahabat. Kan sia-sia jadinya jika kamu tak mengabadikan berbagai momen bersama mereka ketika berada di Kebun Teh Kertowono.

Akses Jalan

Kalau kamu ingin berkunjung ke objek wisata Kebun Teh Kertowono pastinya harus tahu lokasi dan akses jalannya, jangan sampai kesasar karena hal tersebut akan menyia-nyiakan waktu dan tentu juga bahan bakar kendaraanmu. Kamu harus tahu betul lokasi dari Kebun Teh Kertowono karena sebenarnya akses jalan untuk menuju lokasi objek wisata ini cukup mudah lho. Jika sedang berada di Lumajang, kamu dapat melalui Jl. Raya Gucialit yang merupakan rute atau jalur tercepat untuk menuju lokasi objek wisata tersebut.

Atau kamu juga dapat melalui Jl Merdeka Bodang sebagai jalur alternatif. Kamu dapat menggunakan angkutan umum, ataupun kendaraan pribadi roda dua dan empat untuk menuju lokasi dari objek wisata tersebut. Jika menggunakan angkutan umum, kamu bisa berhenti pada tempat pemberhentian terdekat dan kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan ojek. Bagaimana, cukup mudah bukan?

Jam Buka dan Harga Tiket 

Untuk jam buka dari objek wisata ini adalah mulai dari pagi hingga sore waktu setempat dan kamu akan dikenakan tarif Rp. 5.000 untuk memasuki kawasan dari Kebun Teh Kertowono. Jika ingin berkunjung pada hari libur ada baiknya untuk memesan tempat penginapan terdekat dari Kebun Teh Kertowono, Sebab kamu akan dapat melihat pemandangan matahari terbit ataupun terbenam dari tempat penginapan tersebut.







Selasa, 28 Agustus 2018

Coban Ciblungan di Malang

Hayyy..... Hijab Traveller,...
Kali ini saya mencoba Travelling di luar kota tempat tinggal saya. Yakni tujuan saya saat ini yaitu kota Malang yang biasa disebut kota yang banyak sekali dengan Apelnya heheheh
Mengapa saya memilih kota Malang sebagai tempat tujuan saya. Karena selain lokasinya bersanding dengan Lumajang, ternyata kota Malang pun memiliki Air Terjun yang eksotis dan menawan yang tidak kalah pun dengan kota Lumajang. Target saya saat ini adalah Coban Ciblungan yang betapa cantiknya setiap air yang mengalir dari tebing ini :v













Coban Ciblungan merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Malang yang bisa menjadi pilihan bagi para wisatawan. Air Terjun Coban Ciblungan ini memiliki keunikan, yaitu aliran air terjunnya yang tidak hanya satu aliran. Air terjun mengalir deras dari sungai di atas tebing, dan ada beberapa aliran lainnya yang berasal dari dalam tanah. Jadi, nampak sangat unik. Ini menjadi pemandangan yang sangat menarik, bagi yang wisatawan.

LOKASI
Lokasi Coban Ciblungan mudah dicari karena keberadaan tak jauh akses jalan raya jurusan Dampit-Lumajang. Coban Ciblungan terletak di Desa Purwoharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

HARGA TIKET 
Wisatawan hanya dikenakan retribusi Rp. 3000 saja dan untuk parkiran Rp. 5.000 agar lebih aman. Sebenarnya harga tiket terbilang murah karena tak sebanding dengan keindahan air terjun yang luar biasa, sangat bagus dikunjungi oleh wisatawan yang gemar berburu lokasi yang anti mainstream dan untuk mendapatkan foto pemadangan alam yang eksotis.

Kecantikan air terjunnya gak bakal bikin kalian nyesel gaes karna telah datang ke Coban Ciblungan ini :v












Air Terjun Tumpak Sewu


Bicara soal Travelling, rasanya tak akan ada habisnya. Karna, Travelling adalah salah satu hobi ku yang paling bisa dinikmati keindahannya. Yaitu keindahan yang di ciptakan oleh Allah SWT. 

Hobi yang saya lakukan ini tidak jauh-jauh dari tempat tinggal saya yaitu masih daerah Lumajang. Tanpa di ragukan lagi, air terjun di daerah kota ku ini subhanallah sungguh menakjubkan. 




Keindahan alamnya gak perlu diragukan lagi. Salah satunya adalah Air Terjun Tumpak Sewu. Air terjun ini mulai terkenal di kalangan wisatawan mancanegara. Banyak wisatawan Thailand yang jauh-jauh datang ke Lumajang hanya untuk melihat keindahan air terjun ini.



Air terjun ini bisa ditempuh dengan jarak sekitar 67 kilometer dari Malang. Kenapa dari Kota Malang dan bukan Lumajang? Karena jika kamu dari luar kota, kamu bisa menyewa motor di Malang, lebih banyak pilihan transportasinya daripada kalian transit di Lumajang.


Bagaimana jika ingin bermalam? Mudah saja, di sepanjang pos masuk air terjun ini banyak yang menyediakan homestay, tentunya dengan harga yang murah dan fasilitas seadanya. Tetapi cukup nyaman untuk mengistirahatkan badan setelah lelah bermotoran ria kok.

Karena keramahan warga sekitar, ada beberapa warga yang sengaja menggratiskan beberapa kamar di rumahnya jika ada yang mau mampir untuk menginap. Jadi kamu nggak perlu khawatir jika datang ke sini dengan budget pas-pasan. Di rumah warga kalian juga bisa memesan makanan ala rumahan, karena memang jarang ditemukan warung makan di daerah sana.

Ketika sudah sampai di pos masuk, kalian akan diminta membayar tiket masuk sebesar 10 ribu rupiah per orang. Kalian perlu berjalan 100 meter dari loket untuk melihat keindahan air terjun ini. Jalan yang dikelilingi pohon salak ini sudah bagus, hanya saja agak curam jadi kalian harus tetap berhati-hati dan memakai alas kaki yang tidak licin.

Pengelola telah menyediakan spot untuk berfoto. Foto dari atas dengan background air terjun yang sangat lebar wajib banget nih kalian punya. Tempat yang disediakan memang tak terlalu luas, tapi kalian bisa kok bergantian dengan pengunjung lain supaya foto yang diambil tetap terlihat bagus.

Rasanya tak lengkap jika kita pergi ke air terjun tapi tak menyentuh airnya. Nah, buat kalian yang memang punya jiwa petualang yang tinggi dan suka tantangan, mungkin bisa mencoba turun dibawah air terjun ini.

Jalan yang akan kalian lalui bisa dibilang sangat ekstrem, karena banyak tangga yang berdiri hampir 90 derajat dan dalam kondisi memprihatinkan. Sesekali kalian akan melewati aliran air yang licin, jadi jika kalian memakai jalur ini harus ekstra hati-hati.

Sesampainya di bawah tebing, kalian harus melalui sungai dengan pengaman seutas tali. Di sini, rasanya hati kembali was-was karena arus cukup deras. Tentu saja saat kondisi hujan, pengunjung dilarang turun karena sangat berbahaya. Dan benar saja, setelah kalian sampai tepat dibawah air terjun ini rasanya hanya bisa tersenyum. Melihat sekeliling dan bersyukur kepada Tuhan atas indahnya hari itu.

Puas menikmati air terjun yang lama-kelamaan membuat dingin, kalian bisa sembari beristirahat di warung kecil yang menyediakan berbagai minuman hangat dan mie instan. Tepat di tepi sungai ada seorang ibu yang membuka lapak dagangannya. Kepikiran banget perjuangannya bawa dagangan sampai ke sana. Sungguh perjuangan yang luar biasa.

Tak hanya sampai di situ, ketika sudah selesai menambah energi, cobalah untuk mampir ke Gua Tetes. Gua ini sangat asri lengkap dengan sumber air yang jernih. Bahkan di beberapa titik, air berwarna hijau karena jernih. Tempat ini aman untuk kalian yang akan mandi atau sekadar berbasah-basahan menikmati alaminya air pegunungan.

Ingat, jangan buang sampah sembarangan ya, supaya alam kita tetap terjaga kelestariannya.....







Gowa Tetes



Wisata Goa Tetes atau Air Terjun Goa Tetes merupakan sebuah gabungan antara wisata air terjun dan goa yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sebenarnya Goa Tetes telah dibuka sebagai tempat wisata Lumajang lebih dulu jika dibandingkan dengan Air Terjun Tumpak Sewu. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya dua pintu masuk yang berbeda, padahal letak kedua tempat wisata ini saling bersebelahan (satu aliran sungai yang sama). Hanya saja semenjak Air Terjun Tumpak Sewu dibuka untuk umum pada 2015 lalu, membuat Goa Tetes kalah pamor dan akhirnya pihak pengelola memutuskan untuk membuat akses masuk yang sama yakni melalui pintu masuk Tumpak Sewu.


SEJARAH

Air Terjun Goa Tetes untuk pertama kali ditemukan oleh seorang penggergaji kayu pada tahun 1969. Nama Goa Tetes digunakan sebagai nama lokasi mengingat letaknya yang tepat berada dibawah sebuah air terjun, sehingga banyak tetesan air didalam goa yang berasal dari resapan air yang menetes dari langit-langit goa.

Kemudian pada 1975, barulah goa ini mulai dikunjungi oleh masyarakat yang sebagian besar pengunjungnya dikala itu ialah organisasi Pramuka dari sekolah disekitar Pronojiwo Lumajang. Kemudian karena unik dan dinilai memiliki potensi, maka pada 1982 pihak Pemerintah Kabupaten Lumajang mulai menggarap dan mengelola tempat ini secara serius sebagai objek wisata.


MITOS

Banyak sekali mitos yang beredar di masyarakat Lumajang, khususnya warga Pronojiwo mengenai Goa Tetes ini. Mitos tersebut tidak lain adalah tentang asmara. Konon katanya barang siapa yang berkunjung dan mandi menggunakan air yang ada di goa ini dapat membuat seseorang tersebut menjadi tampak awet muda.


Selain dapat menjadikan awet muda, dikatakan juga air terjun ini dapat membuat wisatawan yang berkunjung ke tempat tersebut untuk dimudahkan dalam mendapatkan atau menemukan jodoh nya. Bahkan, sebuah hubungan yang kurang harmonis pun akan bisa kembali baik setelah mandi menggunakan air tersebut. 

HARGA TIKET

Harga tiket masuk ke wisata ini tergolong murah. Berikut ini adalah biaya yang harus dipersiapkan sebelum berkunjung ke Goa Unik di Pronojiwo ini:
  • Biaya Tiket Masuk: Rp. 3.000 / orang
  • Biaya Parkir kendaraan : Rp. 5.000
LOKASI

Goa Tetes terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Jika berangkat dari Kota Lumajang, kurang lebih memakan waktu 1 jam perjalanan. Jarak Goa Tetes dari pusat kota Lumajang kurang lebih 50 KM. Apabila anda berniat untuk berkunjung ke wisata ini disarankan menggunakan sepeda motor. Karena, jalan menuju lokasi agak sempit, sehingga sedikit susah untuk di lalui kendaraan roda empat, terutama jika berpapasan dengan sesama mobil.

RUTE

Secara umum ada dua rute yang dapat anda lalui ketika ingin berkunjung ke tempat wisata ini, yaitu berangkat dari arah Malang dan berangkat dari Arah Lumajang.

Apabila anda berangkat dari arah Malang, maka rute yang harus ditempuh adalah;

Malang => Kec. Dampit => Desa Sidomulyo (Lumajang) => Goa Tetes

Apabila anda berangkat dari arah Lumajang Kota, maka rute yang harus ditempuh adalah;

Lumajang => Kec. Pronojiwo => Desa Sidomulyo => Goa Tetes

CERITA KAMI

Kami berempat dengan tangan kosong untuk nekad Travelling ke Gowa Tetes. Pada saat itu, suasana lingkungan sedang tidak mendukung, dalam curah yang mendung dan semalem sebelum keberangkatan kami daerah Lumajang dan sekitarnya sedang turun hujan yang cukup deras. Yang membuat keadaan dan rute lokasi Gowa Tetes tidak memungkinkan untuk kita tempuh. Namun, tanpa banyak wacana kami tetap dengan niat kami untuk tetap lanjut menyelusuri bukit yang terjal dengan tanah dalam keadaan longsor dan licin. Karna niat kita dan atas perlindungan Sang Maha Kuasa, kami berempat dengan selamat sampai tujuan tanpa adanya musibah. Pengalaman seperti inikah yang tidak akan pernah kami lupakan:v

Inilah sebagian dokumentasi pengalaman kami dengan resiko yang berat bagi Hijab Traveller .....



















Demikianlah ulasan saya kali ini perihal Goa Tetes Lumajang wisata Air Terjun Gua Tetes Luamajang. Terima kasih telah berkunjung ke Tempat Wisata Mania, semoga segala informasi yang telah disampaikan dapat membantu dan bermanfaat bagi kamu atau para pembaca budiman dimanapun anda berada.